Sejak kau tertawa lepas dalam genggaman itu..
Samar-samar garis bayang diriku memudar, menghilang ke bingkai antara, ada dan tiada..
Aku senang, akhirnya kau juga merasakan cahaya di tengah masa lalumu yang kelam..
Aku senang akhirnya kau temukan mutiara di sebingkai hidupmu yang berat..
Aku senang ..
Aku senang, paling tidak kutau kau bahagia disana meski matamu tak lagi tampak untukku..
Aku senang di atas tawa bahagia cerita2mu meski kini suaramu tak gy kudengar bingar selantang egomu dulu..
Aku senang, menyaksikanmu memajang foto2 bahagia itu pada profil meski hanya mampir beberapa menit di berandaku..
Aku ikut senang kau senang, karena kini tak ada gy cerita2mu yang memilukan..
Aku senang melihatmu menggenggamnya pada sebaris album di facebookmu meski genggamanmu tak lagi ada untukku..
Aku senang..
Aku ikut senang kau senang..
Aku senang..
Aku senang mengenang saat-saat kebersamaan kita..
Menitikkan air mata pun aku senang..
Meski Digenangi kesepian, dihatiku kau masih sahabatku...
...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar