Minggu, 29 Mei 2011

ilusi

desah udara membashi setiap relung nadi yang berbicara sendiri..
entah peduli atau tidak pada semua tuli yang mendengar..
tidakkah kau merasa siklus ini begitu singkat untuk cintamu yang panjang?
tidak, sama sekali tidak..
bahkan setiap kali langit berbisik soal berita yang dibawa petir lewat sang hujan..
nadiku bergetar, bergemuruh bagai topan  yang tengah murka..
air mataku bertanya, inikah jawabannya?

bujur dan lintang bait yang kutiti hanyalah bagian dari duniaku yang singkat..
ini bukan soal derita yang meracuni pikiranku..
bukan semata-mata karena ilusi yang terbentuk sang arus kebencian..
bukan, bukan sama sekali..
mungkin aku terlalu silau dengan gempita dunia yang membosankan..
atau aku mulai enggan memeluk cahaya di sekitarku?

kalian boleh mengajukan pertanyaan apa saja soal ini..
jawabanku takan berubah..

Sabtu, 14 Mei 2011

Aku Bukan Hujan

aku bukanlah hujan..
yang membasuh peluh gersang di gurunmu..
peredup sengat kemarau panjangmu..

aku bukanlah hujan..
mengkamuflasekan air mata dengan jemariku..
menyamarkan tangis tanpa menyurutkanmu..

aku bukanlah hujan..
yang senantiasa membuatmu ceria..
bermain di derai nafasku..

tetapi sungguh kuingin hidup di bawah hujan..
agar cintamu senantiasa memayungi rinai nafasku..
seperti cintamu pada hujan..
tak pernah putus..
membasahimu tanpa membuatmu merasa kuyup..

Minggu, 01 Mei 2011

Bukan Penyair

Haruskah kuhentikan denyut nadi ini sekejap 'tuk sekedar melihat rahasia langit?
Mengintip garis awan di abu-abu hidupku yang pekat berkabut mendung..
Aku bosan seorang sendiri merajut kata dan bait..
Mendendangkan nada dan syair sepi sendiri..
Aku ingin berlayar, aku ingin menggenggam nafas yang kuimpikan..
Seperti para pujangga yang telah terlebih dahulu berpulang menjemput janji langit..
Menutup kata dan bait hidup selamanya..

Aku bukan penyair, sastrawan pun tidak..
Yang kutulis hanyalah suara hati..
Yang kadang memang tak bisa kunadakan bersama alunan mesra sang pemain irama..
Aku hanya seorang jiwa yang berharap jadi raja di kerdilnya jasadku..
Di dalam ketidakabadian nafasku yang makin rentan seiring hadirnya senja ke umurku..