bukankah darahku masih segar akan luka-luka yang cinta tikamkan padaku?
bukankah nyawaku masih diujung tanduk ketika rasa itu pergi, kau dan dirinya?
bukankah teramat singkat untuk cintaku yang padat bila semua ini musnah?
aku masih tertawa dan tersenyum di sepanjang mata sekitarku..
aku masih riang bermandikan canda dan kata-kata..
aku masih sepolos saat itu, saat cinta mengendap-endap masuk ke nadi di darahku..
aku masih sebodoh saat kuputuskan pergi 'tuk membencimu, membatasi cinta ini tumbuh dan mengoyak ragaku dari dalam..
bukankah rintik ini begitu sunyi?
begitu padu pada symponi malam pekat yang bertebar di hatiku..
kosong, hanya secerca asumsi tak berdalil..
hanya aku dan tetes hujan ini..
hujan di hatiku..
....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar